Strategi Komunikasi DPR RI 2025 disusun sebagai upaya memperkuat citra dan kepercayaan publik terhadap DPR RI di tengah dominasi sentimen negatif di media massa dan media sosial. Program ini dijalankan melalui empat komponen utama, yaitu manajemen strategi komunikasi, monitoring isu publik berbasis big data, manajemen media mainstream, dan manajemen media sosial. Pendekatan yang digunakan menekankan komunikasi yang terukur, berbasis data, serta responsif terhadap dinamika isu nasional.
Dalam pelaksanaannya, DPR RI memanfaatkan sistem monitoring digital seperti IAS, IMA, dan ISA untuk memantau opini publik, sentimen media, hingga potensi krisis komunikasi secara real-time. Strategi ini didukung dengan agenda setting mingguan, produksi ribuan konten media, serta kolaborasi dengan media online dan content creator untuk memperluas jangkauan komunikasi publik. Selama masa kontrak, tim Stratkom berhasil memproduksi lebih dari 5.200 berita media online, lebih dari 1.000 konten media sosial, dan menyusun berbagai rekomendasi isu strategis harian.
Salah satu fokus utama strategi komunikasi 2025 adalah penguatan citra DPR RI melalui forum PUIC 2025 (Parliamentary Union of the OIC Member States). DPR RI memanfaatkan momentum Konferensi PUIC ke-19 di Jakarta untuk menampilkan peran aktif Indonesia dalam diplomasi internasional, dukungan terhadap Palestina, serta promosi good governance. Kampanye ini diperkuat melalui rilis media nasional, konten media sosial, dan narasi diplomasi parlemen yang menonjolkan posisi DPR RI sebagai lembaga yang pro-rakyat, terbuka, dan aktif dalam isu perdamaian dunia.